KSR PMI UNTAN Peringati IYD 2011“Kepedulian Stakholder Penting Atasi Isu-Isu Remaja”






KORPS Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit Universitas Tanjungpura Pontianak bekerjasama dengan BP2KB Kota Pontianak, BKKBN Provinsi Kalbar, dan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak untuk pertama kalinya memperingati secara bersamaan Hari Remaja Se-dunia atau International Youth Day (IYD) 2011, Jumat (12/ 8) bertempat di Aula PKM Untan.

Ketua Panitia IYD 2011, Sri Lestari Pangestu mengatakan, peringatan IYD 2011 ini mengangkat tema “Let’s Act As Youth” dalam artian memotivasi remaja untuk berkreasi, menemukan inovasi-inovasi sebagai remaja yang cerdas guna menyongsong masa depan yang cerah.

Ia mengungkapkan, rangkaian kegiatan IYD 2011 yang kami laksanakan ini dimulai dari pembagian Goody Pack (stricker, leaflet, dan pita hijau) pagi hari kepada masyarakat yang berkunjung ke Megamal Pontianak, nonton bareng bersama peserta IYD yang berasal dari utusan PIK-M se-Kota Pontianak, siswa-siswi SMA, hingga organisasi keagamaan, pemuda dan mahasiswa yang ada di kota Pontianak. Film yang diputar tersebut mengangkat isu-isu remaja di sekitar kita. “Peringatan IYD juga diisi dengan sosialisasi PIK oleh KSR PMI UNTAN, Youth Voice atau menuliskan mimpi para remaja di atas sebuah kain panjang kemudian diterbangkan dengan balon udara, dan terakhir kegiatan buka bersama dengan seluruh peserta,” ujarnya.

Seketaris Eksekutif KPA Kota Pontianak, Padmi Chendramidi, S.Sos, MM, menuturkan, kalangan remaja atau mereka yang memasuki usia 15-24 tahun, merupakan bagian kecil dari masyarakat yang sangat  rentan menjadi korban dari berbagai kompetitor. Menurutnya, peranan orang tua di tengah anak-anaknya sangat diperlukan. Jangan sampai anak-anak menjadi milik dari pengaruh globalisasi dan modernisasi teknologi. Apalagi sampai terlibat dengan pengaruh dari luar yang kini marak terjadi, seperti penggunaan narkoba, ikut dalam pergaulan bebas yang berakibat seks di luar nikah, aborsi, hingga menjadi korban dari keganasan HIV/AIDS.

“Peranan orang tua bisa dilakukan dengan mepmosisikan dirinya sebagai teman dari anak-anaknya. Dengan begitu, anak-anaknya dapat bercerita bebas tentang persoalan hidupnya, tahu akan kebutuhan si anak dan yang perlu diingat, jangan selalu memarahkan anak-anak, sebab pada dasarnya anak-anak perlu diperhatikan dan diberi kasih sayang,” terangnya.

Sementara itu, Kasubid Keluarga Berencana, BP2KB Kota Pontianak, Suryati mendukung penuh kegiatan IYD ini menjadi sebuah agenda tahunan bersama antara pemerintah, akademisi, organisasi kemahasiswaan dan komunitas yang ada di kota Pontianak. (Pontianak Post edisi 15 Agustus 2011, hal 12)

0 Response to "KSR PMI UNTAN Peringati IYD 2011“Kepedulian Stakholder Penting Atasi Isu-Isu Remaja”"

Posting Komentar