STOP DISKRIMINASI ODHA!!!!!


STOP DISKRIMINASI ODHA!!!!

Kenapa diskriminasi? ODHA juga manusia!
Virus yang sudah tidak asing lagi bagi kita, yaitu HIV AIDS. Virus yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya ini sangat mematikan penderitanya secara perlahan. Bila ada obatnya, ini hanya obat yang hanya bisa memperpanjang waktu hidupnya. Karena sudah banyak penderita yang meninggal akibat mengidap penyakit HIV ini. Ya, setiap tanggal 1 Desember adalah dimana diperingatinya sebagai hari AIDS sedunia. Di hari AIDS sedunia itu biasanya disimbolkan dengan berbagi kondom (alat kontrasepsi) gratis. Saya pun masih ragu dengan makna pembagian kondom gratis itu, menurut saya pembagian kondom gratis itu tidak mengurangi banyaknya seks bebas dikalangan masyarakat sekarang. Harus adanya penyuluhan kembali untuk para remaja penerus bangsa tentang seks bebas dan bahayanya seks bebas yang bisa menyebabkan timbulnya HIV AIDS.
Para pengidap HIV AIDS yang juga disebut ODHA pun kini makin dijauhi oleh teman dan orang-orang sekitarnya. Mereka dijauhi karena orang-orang disekitarnya berfikir akan tertular jika berdekatan dengan si ODHA ini. Padahal HIV ini tidak akan menular lewat :
1. Berjabat tangan
2. Gigitan nyamuk
3. Berciuman
4. Berpelukan
5. Makan bersama, bahkan
6. Tinggal serumah sekalipun
Bahkan ada salah satu mahasiswa universitas di Yogyakarta yang pernah observasi langsung ke tempat rehabilitasi, mereka (ODHA) sebenarnya sudah merasa minder ketika mengetahui orang luar datang ke tempatnya, tanpa kita membicarakan mereka sekalipun. Dan yang membuat mahasiswa itu terkejut adalah ketika si penderita itu justru berkata untuk jangan sampai seperti mereka, mereka pun menyesal telah melakukan hal-hal yang menyebabkan mereka terkena virus HIV. Mereka juga bilang bahwa mereka pun ingin seperti orang-orang lainnya yang tidak di beda-bedakan atau di diskriminasi.
Mungkin kebanyakan orang tidak begitu mengerti penyebab terinfeksinya virus HIV Aids ke tubuh manusia. Sehingga terjadilah diskriminasi ini terhadap pengidap HIV. Orang-orang tidak mau berinteraksi sama sekali dengan para pengidap penyakit ini, padahal mereka (pengidap HIV) juga mempunyai hak untuk bersosialisasi dengan banyak orang. Namun kebanyakan orang menganggap bahwa dengan kita berdekatan, berjabat tangan, mengobrol, bahkan mencium tangan orang yang mengidap penyakit ini akan dengan cepat tertular. Dari sini bisa dilihat bahwa sebagian besar warga indonesia belum cukup mengerti dari mana saja virus HIV ini bisa menular. Bisa juga karena kurangnya penyuluhan tentang penyebab terjadinya penularan virus HIV AIDS dan cara penanggulangannya.
Berikut penyebab terjadinya penularan virus HIV :
1. Penggunaan Jarum suntik secara bergantian
2. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin
3. Hubungan seksual bebas atau bergonta-ganti pasangan
4. Oral seks
5. Ibu hamil yang mengidap HIV (bisa menularkan ke anaknya)
Bukan hanya dari kalangan warga biasa yang melakukan diskriminasi terhadap pengidap penyakit ini, bahkan para tenaga kesehatan yaitu dokter. Memang tidak semua dokter melakukan diskriminasi terhadap pengidap HIV, tetapi sebagian dokter ada saja yang tidak benar-benar mengerti orang yang terkena HIV itu seperti apa. Sehingga oknum dokter ini memilih menolak untuk memberi pelayanan kesehatan bagi si penderita, dan bahkan di lempar ke rumah sakit sana-sini.
Penolakan pelayanan kesehatan ini seharusnya tidak boleh terjadi di rumah sakit-rumah sakit di indonesia. karena diskriminasi pelayanan kesehatan ini disebabkan oleh tidak benar-benar tahunya oknum dokter terhadap penderita, seharusnya para dokter itu diberi sedikit penyuluhan kembali tentang HIV AIDS ,tentang pentingnya kepedulian terhadap penderita penyakit HIV AIDS, dan tentang bagaimana sikap seharusnya para dokter terhadap semua pasien, baik pasiennya menderita penyakit HIV AIDS atau apapun. Dengan begini, para dokter akan lebih menyadari bahwa kewajibannya yaitu melayani semua pasien tanpa terkecuali. Dan dengan begitu, maka ini bukan lagi hanya sebatas proyek saja tetapi merupakan proses penanggulangan AIDS yang bersifat berkelanjutan.
Selamat memperingati hari AIDS sedunia! Jauhkan dirimu dari semua hal yang menyebabkan dirimu terkena virus mematikan ini! Sayangilah dirimu, hidupmu akan terasa lebih berarti dengan tidak mendekatinya

0 Response to "STOP DISKRIMINASI ODHA!!!!!"

Posting Komentar